Selasa, 26 Juni 2012


d'Masiv Wakili Indonesia di JIFC

d Masiv Wakili Indonesia di JIFC
Jababeka International Cultural Festival (JIFC) tahun ketiga 18-20 November akan berlangsung lebih meriah. Selain menampilkan pertunjukan tarian, musik, dan festival makanan, JIFC menggandeng d Masiv sebagai wakil Indonesia untuk malam puncak acara.
"JIFC adalah salah satu cara kami untuk mewujudkan visi sebagai City Developer yang tidak hanya mengembangkan properti tapi juga mengembangkan kegiatan kebudayaan sebagai ruh dari kehidupan masyarakatnya. Di Jababeka, banyak pengusaha dari berbagai negara seperti Eropa, Jepang, Korea. Kita mengadakan ini supaya bisa terjadi pertukaran kebudayaan," ujar I Made Surya Darma, VP Corporate Marketing and Communication PT Jababeka Tbk saat perskon di Menara Batavia, Tanah Abang, Rabu (16/11).
Kegiatan ini mendapat dukungan dari kementerian luar negeri dan kementerian kebudayaan dan pariwisata. "Mereka yang memberikan arahan ada grup bagus untuk tampil lalu kami hubungi. Tapi selain itu kami juga membuat kolaborasi dengan komunitas-komunitas yang ada di Jababeka," imbuhnya.
Tentu bukan hal yang mudah untuk menarik minat pemuda datang di acara kebudayaan. Karena itulah d Masiv diajak bergabung tahun ini agar penggemarnya yang kebanyakan anak muda bisa tertarik dengan acara ini.
"Sebenarnya alasannya sederhana. Mencoba mengakomodir semua kesenian. Kesenian modern peminatnya paling banyak, d Masive jadi jembatan untuk menarik minat. Setelah mereka datang barulah mereka bisa melihat kebudayaan lain. Itu harapan kami," terang Didik Purbadi, City Manajemen PT Jababeka Tbk.
Pengunjung akan disuguhi tarian dari Bali, Sumatera Barat, Papua, Brunei Darussalam, Cina, dan perkusi dari Korea. "Banyak orang Korea yang awalnya tidak kerasan saat bekerja di sini. Festival ini bisa membuat kami nyaman, bahkan ada yang sempat menangis setelah melihat festival ini," ujar Antonio Park, perwakilan komunitas industri Korea di Jababeka.
(SUMBER : KapanLagi.com)

d'Masiv: Album Ijazahnya Musisi

d Masiv: Album Ijazahnya Musisi
Jatuhnya penjualan album fisik sepertinya tak terlalu berpengaruh bagi d Masiv. Jika musisi lebih memilih merilis single, d Masiv tetap mengeluarkan album penuh. Mereka berencana untuk mengeluarkan album ketiga di bulan Februari nanti.
"Kalau album itu ijazah kalau lagi ujian ada ijazahnya. Ini ijazahnya musisi, kalau album kepuasannya beda daripada single doang. Album 1-2 umurnya panjang bisa satu dua tahun. Di sini kita siapin 5-6 lagu," paparRyan.
Pun begitu, d Masiv memiliki strategi agar albumnya bisa tetap laku. Mereka berharap penjualan albumnya bisa seperti album pertama dan kedua.
"Pasti ada biar tetap eksis, karya dan promosi yang bagus, berharap seperti album pertama dan kedua," ujarnya saat dijumpai di RCTI, Kebon jeruk, Jakarta Barat, Selasa (10/01).
Banyak yang bilang nama d Masiv meredup, namun hal itu dibantah olehRyan. Dia mengatakan bahwa d Masiv masih padat jadwal manggungnya hingga ke luar negeri.
"Sebenarnya kita masih main di Australia, Korea, off air, tetap berkarir, kalau main di tv memang enggak banyak karena enggak ada yang dipromosiin," tukasnya. 
(SUMBER : KapanLagi.com)

d Masiv Jualan CD 'PERSIAPAN' Langsung ke Massivers

d Masiv Jualan CD 'PERSIAPAN' Langsung ke Massivers
Guna menghindari pembajakan band beraliran romantis, d Masiv mempromosikan album ketiganya, Persiapan melalui penjualan langsung ke fans Massivers. Band yang digawangi Ryan Ekky Pradipta (vokal),Dwiki Aditya Marsall (gitaris), Nurul Damar Ramadan (gitaris), Rayyi Kurniawan Iskandar Dinata (bass), dan Wahyu Piadji (drum) juga melengkapi CD dengan tanda tangan sang vokalis.
"Untuk menghindari pembajakan, kami melakukan penjualan langsung ke fans Massivers agar lebih efektif." kata vokalis d MasivRyan Ekky Pradipta di Makassar, Jumat (19/05/2012).
Ryan mengungkapkan, tindakan tidak terpuji oknum pembajak dan dengan mudahnya membagi melalui internet menjadi alasan mereka melakukan cara yang terbilang unik ini.
"Kalau pun ada yang mau hari ini kita jual plus tanda tangan kami, harganya hanya Rp35 ribu untuk album terbaru kami," paparnya dalam konferensi pers untuk tampil di Cafe Malibu.
Dalam album terbaru mengangkat konsep dark natural dengan tidak menghilangkan nuansa romantisnya, kata Ryan, CD sudah diperbanyak hingga 2.000 copy, selanjutnya akan dijual ke pasar dengan penjualan langsung.
"Ada 12 lagu dalam album terbaru kami, dan ada beberapa diaransemen ulang salah satunya lagu lama yang pernah populer Pergilah Kasih dan lain-lain," tambahnya.
Sementara Dwiki Aditya Marsall, sang gitaris menyebutkan, dari 2.000 copy CD awal d Masiv sudah laris terjual dan hampir habis, hal itu dikarenakan fans Massivers merasa terpanggil untuk membeli secara langsung.
"Pada konser kita jual juga kok kepada Massivers, kalau ada yang mau langsung diberikan," akunya.
(SUMBER : KapanLagi.com)

D'Masiv - Persiapan 2012



Album ke-3 D'Masiv akhirnya launching juga dan sekarang kita bisa mendapatkannya di toko Cd/Kaset terdekat. Album ini berisikan 12 track lagu.

D'Masiv - Persiapan 2012
Genre: Pop
Rilis: 2012
℗ 2012 Musica Studio


Tracklist
01. Natural
02. Bertepuk Sebelah Tangan
03. Pergilah Kasih
04. Jelaskan Statusmu
05. Aku Kehilanganmu
06. Damai
07. Nyaman
08. Beri Kami Yang Terbaik
09. Aku Dan Kamu (Tuhan Yang Tahu)
10. Jalani Sepenuh Hati
11. Berbesar Hati
12. Naksir

Album Perjalanan d'Masiv

Ada yang unik dari setiap sampul album D’Masiv. Mereka tak pernah menampilkan wajah mereka termasuk di sampul album kedua berjudul Perjalanan yang baru saja dirilis.“Filosofi kita itu ditunjukkan pada saat di album pertama. Bukan kita tidak percaya diri, kita ingin orang suka sama kita bukan karena siapa atau karena kita ganteng, tapi lebih ingin berkarya saja dalam membuat lagu,” papar Rian ditemui di di Hardrock Cafe, Plaza EX, Jakarta Pusat, Rabu (6/1/2009).Judul perjalanan sendiri memiliki arti bahwa selama penggarapan dan pengumpulan materi lagu di dalam album ini merupakan cerita dari perjalanan selama tur dan promosi album pertama dan mini album mereka.“Kita ngerjain pas ada tur kalau perjalanan naik bus. Buat kita, album ini album perjuangan banget. D’Masiv bisa berjalan dengan baik sampai di ujung nanti, ingin jalannya samoa di tempat yang paling indah,” papar Rian.Album perjalanan berbeda dengan album sebelumnya. menurut sang vokalis, di album perjalanan inilah mereka belajar menulis lagu bukan dari sudut pandang sendiri tapi lebih bervariasi dan lebih berwarna.“Bukan karena sedih saja kita membuat lagu, banyak warna di album kita terbaru ini,” tukas Rian
Dibuka dengan lagu Rindu Setengah Mati yang mungkin lebih akrab di telinga ibu-ibu rumah tangga karena dijadikan soundtrack sebuah sinetron, penikmat album kedua d Masiv akan langsung merasakan aura yang mereka perkenalkan di album pertama mereka meski terasa sedikit beda dengan sentuhan piano Kevin Aprilio, pentolan Vierra.
Dalam perjalanan hingga setengah isi CD yang dipenuhi dengan 14 track itu, penilaian kita tentang d Masiv sebagai band dengan nyanyian mellow teman para ABG menangis sendiri di dalam kamar akan tertancap jelas. Jika band Indonesia bisa (dan boleh) dikelompokkan ke dalam kotak-kotak lirik, maka d Masiv di setengah bagian pertama album kedua ini akan sekelompok dengan Kerispatih yang amat lihai membuat lagu sedih dan termehek-mehek.
Namun kesan itu langsung berubah ketika d Masiv menyanyikan Ungkapkan Saja yang rancak dan bersemangat. Rupanya mereka memegang formula 'semakin lama semakin panas' seperti penampilan di atas panggung. Buktinya, dua lagu penutup mereka benar-benar bisa dianggap sebagai penyebar semangat hidup: Menyegarkan dan Jangan Menyerah.
"Demi Tuhan kau sungguh menyegarkan/ membuatku menjadi kecanduan/ Tak ada yang bisa seperti kamu itu/ sungguh." Dan mungkin sepenggal lirik dari track Menyegarkan ini bisa dijadikan kesimpulan dari album kedua band asal Jakarta ini.
Memang, dari segi musikalitas, d Masiv terdengar jauh lebih dewasa. Mereka lebih berani mencampur sedikit sentuhan aliran lain dalam pop progresif mereka seperti funk di track Semakin yang cukup menonjol.
Afterall, d Masiv terasa cukup berhasil menyegarkan dunia musik Indonesia yang entah kapan akan jenuh dengan pop melayu. Semoga saja tak ada lagi serangan 'plagiat alert' pada kelima cowok muda ini. Seperti lagu penutup mereka, Jangan MenyerahPERJALANAN hidup memang tak mudah, jadi "Tetap jalani hidup ini/ melakukan yang terbaik/.../ Jangan menyerah!"
track List :
01. Rindu Setengah Mati
02. Sudahi Perih Ini
03. Apa Salahku
04. Semakin
05. Jangan Pergi
06. Tak Sejalan Lagi
07. Mohon Ampun Aku
08. Ungkapkan Saja
09. Dia Atau Aku
10. Kau Jatuh Cinta Lagi
11. Aku Takluk
12. Menanti Keajaiban
13. Menyegarkan
14. Jangan Menyerah

Album ''Perubahan" d'Masiv

Resensi Album ''Perubahan" d'Masiv                                                                                                                           Nama d'Masiv (sempat bernama d'Massive) sebagai rising star band mulai dikenal setelah single 'Tak Bisa Hidup Tanpamu' wara-wiri di stasiun televisi. Berikut penggalan beberapa bait lagu tersebut :
aku mohon dengan sangat kepadamu
waktu bersama denganmu
tak sebanding dengan
hancur hatiku begitu
membekas di hidupku

aku mohon dengan sangat
kepadamu...

Kembalilah...wahai sayangku
hanya itu yang membuat aku tenang
Kembalilah...kembali padaku
aku takkan pernah bisa hidup
tanpamu...
Single itu dirilis dalam album kompilasi festival band  'A Mild Live Wanted' tahun 2007 dimana d'Masiv keluar sebagai pemenang pertama. Setelah selesai album kompilasi tersebut, d'Masiv yang terdiri atas Rian [vokal], Riki [gitar], Rai [bass], Rama [gitar] dan Wahyu [drum] mulai unjuk gigi dengan mengeluarkan album perdana bertajuk Perubahan. Single yang dipilih adalah Cinta Ini Membunuhku.Di dalam lagu bertempo lambat tersebut,dapat disimpulkan karakter vokal Ryan sangat kuat sehingga lagu tersebut cukup manis untuk disimak. Sepuluh lagu yang disodorkan dalam album ini rata-rata masih bercerita tentang cinta seperti kebanyakan band-band masa kini lainnya.
Daftar lagu dalam album 'Perubahan' d'Masiv:
1. Cinta Ini Membunuhku
2. Diam Tanpa Kata
3. Merindukanmu
4. Aku Percaya Kamu
5. Dan Kamu
6. Cinta Sampai Disini
7. Sebelah Mata
8. Dilema
9. Ilfil (Manusia Tak Berharga)
10. Tak Pernah Rela
11. Luka Ku
12. Di Antara Kalian